Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

HASIL PEMILIHAN KETUA MUSLIMAT NU RANTING DESA MIRIT MASA KHIDMAH 2024-2029

Pemilihan Ketua Ranting Muslimat NU Desa Mirit Masa Khidmah 2024-2029: Meneguhkan Peran Wanita dalam Organisasi Nahdlatul Ulama

Pendahuluan

Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) telah lama dikenal sebagai salah satu pilar utama dalam menjaga keutuhan dan kemajuan umat Islam di Indonesia, dengan fokus pada pengajaran Islam Ahlus Sunnah Wal Jamaah (Aswaja), sosial, dan pendidikan. Di dalamnya, peran serta wanita memiliki tempat yang sangat penting, salah satunya melalui organisasi sayap wanita yang dikenal dengan nama Muslimat NU. Sebagai bagian dari organisasi besar ini, Muslimat NU berperan dalam pemberdayaan wanita, pendidikan agama, serta peran sosial dalam masyarakat.

Di tingkat desa, pengaruh dan keberadaan Ranting Muslimat NU sangat vital. Ranting ini menjadi basis utama dalam menggerakkan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang melibatkan perempuan. Salah satu momen penting dalam perjalanan organisasi Ranting Muslimat NU Desa Mirit adalah pemilihan Ketua Ranting Muslimat NU masa khidmah 2024-2029 yang baru saja dilaksanakan di Musholla Da'ul Jannah Dukuh Bedahan Kulon RT.02 RW.01, Desa Mirit, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen. Acara ini bukan hanya sekadar pemilihan, tetapi juga merupakan momentum bagi kader-kader Muslimat NU untuk mempererat persatuan, meningkatkan semangat organisasi, dan memilih pemimpin yang akan mengarahkan gerak langkah mereka ke depan.

Tempat dan Waktu Pelaksanaan Pemilihan Ketua

Pemilihan Ketua Ranting Muslimat NU Desa Mirit untuk masa khidmah 2024-2029 dilaksanakan di Musholla Da'ul Jannah, Dukuh Bedahan Kulon, RT.02 RW.01, Desa Mirit, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen. Acara ini dimulai pada pukul 13.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 15.30 WIB. Meskipun waktu pelaksanaan yang relatif singkat, proses pemilihan ini berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme dari seluruh peserta yang hadir.

Acara ini dihadiri oleh Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Mirit Ibu Ny. Masna'ah Munawaroh, Ketua Tanfidziah NU Ranting Desa Mirit Bapak Ky. Suwarno, serta sejumlah kader dari Muslimat NU Desa Mirit yang hadir untuk memberikan suara. Dalam pemilihan ini, para kader tidak hanya memilih berdasarkan kedekatan personal, tetapi juga melihat rekam jejak, kemampuan, dan visi misi yang dibawa oleh masing-masing kandidat untuk mengarahkan Muslimat NU Desa Mirit ke depan.

Kandidat Ketua Ranting Muslimat NU Desa Mirit

Pemilihan Ketua Ranting Muslimat NU Desa Mirit kali ini diikuti oleh enam kandidat yang telah diusulkan oleh para anggota dan pengurus Ranting. Masing-masing kandidat memiliki latar belakang, pengalaman, dan komitmen yang kuat terhadap organisasi. Berikut adalah daftar kandidat yang turut serta dalam pemilihan tersebut:

  1. Ibu Hj. Nurokhah
  2. Ibu Dyah Astuti
  3. Ibu Marwiyah
  4. Ibu Ponirah
  5. Ibu Nur Khayati
  6. Ibu Marsiyem 

Proses Pemilihan dan Penghitungan Suara

Pemilihan Ketua Ranting Muslimat NU Desa Mirit dilaksanakan dengan menggunakan sistem pemungutan suara secara langsung. Para peserta yang hadir, baik itu kader lama maupun yang baru, diberikan kesempatan untuk memberikan suara mereka kepada kandidat yang mereka anggap paling tepat untuk memimpin Muslimat NU di masa khidmah 2024-2029. Proses ini berlangsung dengan tertib dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh panitia.

Setelah proses pemungutan suara selesai, acara dilanjutkan dengan penghitungan suara yang dilakukan secara terbuka di hadapan seluruh peserta yang hadir. Penghitungan suara ini dilakukan oleh panitia yang sudah ditunjuk, di bawah pengawasan Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Mirit Ibu Ny. Masna'ah Munawaroh, dan Ketua Tanfidziah NU Ranting Desa Mirit Bapak Ky. Suwarno.

Berikut adalah hasil perolehan suara untuk masing-masing kandidat:

  1. Ibu Hj. Nurokhah: 65 suara
    Ibu Hj. Nurokhah memperoleh suara terbanyak, menunjukkan bahwa beliau memiliki dukungan yang sangat kuat dari para kader Muslimat NU Desa Mirit.
  2. Ibu Dyah Astuti: 27 suara
    Ibu Dyah Astuti juga mendapat dukungan yang cukup signifikan, meskipun jumlah suaranya tidak sebanyak Ibu Hj. Nurokhah. Hal ini menunjukkan bahwa beliau juga memiliki peminat dan banyak kader yang menghargai dedikasinya.
  3. Ibu Marwiyah: 17 suara
    Ibu Marwiyah memperoleh jumlah suara yang cukup, meskipun berada di bawah Ibu Dyah Astuti. Hal ini menggambarkan adanya kelompok kader yang menghargai kualitas kepemimpinan beliau, terutama dalam aspek pengelolaan organisasi.
  4. Ibu Ponirah: 5 suara
    Ibu Ponirah memperoleh sedikit suara. Namun, dukungan yang ada menunjukkan bahwa ada harapan dari beberapa kader untuk melihat perubahan dan pembaruan dalam organisasi ini.
  5. Ibu Nur Khayati: 8 suara
    Ibu Nur Khayati memperoleh suara yang cukup sedikit. Meskipun demikian, ada beberapa kader yang menginginkan beliau untuk memimpin dengan semangat baru yang beliau bawa.
  6. Ibu Marsiyem: 5 suara
    Sama seperti Ibu Ponirah, Ibu Marsiyem juga memperoleh jumlah suara yang relatif sedikit. Namun, hal ini tidak mengurangi rasa hormat terhadap beliau yang memiliki pengalaman dalam dunia organisasi.

Hasil Pemilihan dan Penetapan Ketua Terpilih

Berdasarkan hasil penghitungan suara yang telah dilakukan, Ibu Hj. Nurokhah dengan perolehan 65 suara terpilih menjadi Ketua Ranting Muslimat NU Desa Mirit masa khidmah 2024-2029. Kemenangan ini menandai komitmen para kader yang percaya akan kapasitas dan integritas beliau untuk membawa Muslimat NU Desa Mirit menuju kemajuan.

Ibu Hj. Nurokhah, yang telah lama dikenal sebagai sosok yang bijaksana dan berpengalaman dalam dunia organisasi, menerima amanah ini dengan penuh rasa syukur. Dalam pidatonya setelah pengumuman hasil pemilihan, beliau menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh seluruh kader. Beliau juga menyatakan komitmennya untuk bekerja keras demi kemajuan organisasi dan kesejahteraan umat, serta memperkuat solidaritas di antara kader-kader Muslimat NU di Desa Mirit.

Harapan untuk Kepemimpinan Ibu Hj. Nurokhah

Sebagai Ketua Ranting Muslimat NU Desa Mirit terpilih, Ibu Hj. Nurokhah diharapkan dapat memperkuat peran perempuan dalam organisasi dan masyarakat. Beberapa harapan yang dikemukakan oleh para kader, di antaranya adalah:

  1. Peningkatan Kualitas Pendidikan: Mengingat pentingnya pendidikan agama bagi perempuan, diharapkan kepemimpinan beliau akan memperkuat program-program pendidikan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya kaum perempuan di Desa Mirit.
  2. Pemberdayaan Ekonomi Perempuan: Banyak kader yang berharap agar kepemimpinan Ibu Hj. Nurokhah bisa mendorong terciptanya program pemberdayaan ekonomi untuk perempuan di Desa Mirit, guna meningkatkan kesejahteraan keluarga.
  3. Perlindungan Sosial: Kepemimpinan beliau juga diharapkan dapat menciptakan program sosial yang dapat memberikan manfaat bagi perempuan yang membutuhkan, baik itu dalam bentuk bantuan sosial, kesehatan, atau pendidikan.

Kesimpulan

Pemilihan Ketua Ranting Muslimat NU Desa Mirit masa khidmah 2024-2029 yang dilaksanakan di Musholla Da'ul Jannah telah berjalan dengan sukses dan penuh semangat. Dengan terpilihnya Ibu Hj. Nurokhah sebagai Ketua, harapan besar pun tertuju pada beliau untuk memimpin Muslimat NU Desa Mirit menuju perkembangan yang lebih baik, memperkuat solidaritas, serta meningkatkan kualitas kehidupan sosial dan agama bagi perempuan di desa ini. Ke depan, Muslimat NU Desa Mirit diharapkan terus berperan aktif dalam membangun umat, memperjuangkan hak-hak perempuan, dan mendukung visi misi organisasi NU yang lebih besar.

Dokumentasi





Posting Komentar untuk "HASIL PEMILIHAN KETUA MUSLIMAT NU RANTING DESA MIRIT MASA KHIDMAH 2024-2029"